https://ambon.times.co.id/
Berita

Libur Nataru, Kunjungan Wisata ke Pangandaran Melonjak Lebih dari Dua Kali Lipat

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:57
Libur Nataru, Kunjungan Wisata ke Pangandaran Melonjak Lebih dari Dua Kali Lipat Kepala Disparbud Kabupaten Pangandaran, Dadan Sugistha, saat diwawancara. (Foto : Acep Rifki Padilah/TIMES Indonesia)

TIMES AMBON, PANGANDARAN – Periode libur Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026) kemarin membawa dampak signifikan bagi sektor pariwisata Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Enam destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah mencatat lonjakan jumlah pengunjung yang sangat tajam dibandingkan periode libur yang sama tahun sebelumnya.

Data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran menunjukkan, jumlah wisatawan yang masuk dengan tiket resmi sejak 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 337.011 orang.

Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan Nataru 2024–2025 yang hanya mencatat 156.355 kunjungan.

Dengan demikian, terjadi kenaikan sebanyak 180.656 wisatawan atau tumbuh sekitar 116 persen dalam kurun satu tahun terakhir.

Kepala Disparbud Pangandaran, Dadan Sugistha, menyebutkan bahwa peningkatan ini menjadi indikator menggembirakan bagi pemulihan dan pertumbuhan pariwisata daerah.

Ia juga menegaskan bahwa sistem pencatatan kunjungan yang kini berbasis per orang membuat data lebih valid dan transparan.

"Sejak awal 2024, penghitungan tiket sudah tidak lagi berdasarkan kendaraan, tetapi individu. Dengan sistem ini, perbandingan antar periode menjadi lebih akurat dan objektif," ujar Dadan, Senin (12/1/2025)

Menurut data yang didapatkan, per tanggal 05 Januari 2026, lonjakan pengunjung tercatat merata di seluruh destinasi wisata unggulan Pangandaran.

Secara persentase, Pantai Batu Hiu mencatat kenaikan paling signifikan, yakni mencapai 272 persen. Disusul Pantai Madasari yang meningkat 217 persen, Batukaras 163 persen, Green Canyon 132 persen, Pantai Pangandaran 115 persen, serta Pantai Karapyak sebesar 108 persen.

Dadan menambahkan, data kunjungan tersebut masih bersifat sementara karena proses rekonsiliasi masih berjalan.

"Terutama untuk transaksi non-tunai, pencatatannya memang memerlukan waktu lebih panjang. Jadi tidak menutup kemungkinan angka kunjungan masih akan bertambah," jelasnya.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Pangandaran optimistis sektor pariwisata akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. (*)

Pewarta : Acep Rifki Padilah
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Ambon just now

Welcome to TIMES Ambon

TIMES Ambon is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.