TIMES AMBON, JAKARTA – Peluang Inter Milan untuk menjuarai Serie A musim ini mencapai sekitar 70 persen jika merujuk pada catatan sejarah kompetisi. Dari 93 musim Liga Italia yang telah berlangsung, sebanyak 63 kali tim yang memimpin klasemen pada paruh musim akhirnya keluar sebagai juara.
Inter Milan memastikan diri sebagai juara paruh musim pada Rabu lalu, setelah menang tipis 1-0 atas Lecce. Gol kemenangan dicetak Pio Esposito, yang tampil impresif dan kembali menunjukkan perannya sebagai pembeda bagi Nerazzurri.
Meski demikian, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu menegaskan bahwa gelar simbolis di pertengahan musim belum berarti apa-apa.
“Gelar paruh musim tidak berarti apa pun. Yang terpenting adalah bagaimana kami sampai di akhir musim, tetap kompetitif hingga Mei, dan bertahan di puncak klasemen,” ujar Chivu. “Serie A musim ini sangat ketat dan persaingan akan berlangsung sampai akhir.”
Musim ini memang berjalan sengit, namun Inter berhasil menciptakan jarak di papan atas. Kemenangan atas Lecce, dikombinasikan dengan hasil imbang tanpa gol Napoli melawan Parma, membuat Inter unggul enam poin atas AC Milan dan Napoli.
AC Milan, yang berada di posisi kedua berdasarkan selisih gol, memangkas jarak menjadi tiga poin usai menang di kandang Como. Persaingan papan atas pun dipastikan masih terbuka.
Inter Milan memiliki pengalaman kontras sebagai juara paruh musim. Dua tahun lalu, mereka memimpin klasemen di tengah musim dan sukses mengamankan Scudetto. Namun pada 2022, Inter Milan juga tercatat sebagai tim terakhir yang berstatus juara paruh musim tetapi gagal menjadi kampiun, dengan gelar jatuh ke tangan AC Milan.
Pada lanjutan Serie A akhir pekan ini, Inter Milan akan bertandang ke markas Udinese pada Sabtu, sementara Napoli menjamu Sassuolo. AC Milan dijadwalkan menjamu Lecce pada Minggu.
Sorotan Laga dan Pemain Kunci
Napoli tengah mengalami periode sulit setelah mencatat tiga hasil imbang beruntun. Tim asuhan Antonio Conte sempat bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk bermain imbang 2-2 melawan Hellas Verona, lalu kembali berbagi poin dengan Inter, sebelum ditahan Parma.
Sementara itu, Sassuolo hanya meraih satu kemenangan dari sembilan laga terakhir. Situasi ini membuat Napoli wajib meraih tiga poin demi menjaga asa mempertahankan gelar.
Di laga lain, Juventus dan AS Roma hanya terpaut satu poin dari Napoli dan siap menyalip jika sang juara bertahan kembali terpeleset. Juventus akan bertandang ke Cagliari, sedangkan Roma menghadapi Torino.
Nama Pio Esposito menjadi salah satu sorotan utama. Penyerang 20 tahun itu tampil tajam sejak promosi dari Serie B, mencetak gol di semua kompetisi bersama Inter, serta menyumbang tiga gol untuk timnas Italia. Golnya ke gawang Lecce menjadi gol Serie A pertamanya di San Siro.
“Saya sudah lama menunggu momen ini. Mencetak gol di kandang sendiri, di depan para suporter, adalah mimpi sejak kecil,” ujar Esposito, yang kini mulai disebut-sebut sebagai calon striker utama Italia di masa depan. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Juara Paruh Musim, Inter Milan Diramal Juara Serie A
| Pewarta | : Rochmat Shobirin |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |